1. Possessive,
Simple Present -e dan -es
Dari namanya saja kita sudah bisa menebak pola kalimat ini,
ya...simple present tense yaitu pola kalimat sangat sedehana. Present artinya
sekarang atau masa kini. Dalam bahsa inggris pola kalimat present tense digunakan
untuk menerangkan kegiatan yang dilakukan sekarang, baik berupa peristiwa,
kejadian, aktivitas, dan lain sebagainya yang menyatakan fakta dan kegiatan
yang dilakukan secara berulang-ulang pada waktu sekarang. Perlu kita ingat
kegiatan, kejadian, peristiwa atau fakta yang diterangkan dalam pola kalimat
ini adalah masa sekarang. dari namanya saja kita sudah bisa menebak pola
kalimat ini. Present adalah masa sekarang. kalau yang diterangkan waktunya
sudah berlalu atau bahkan belum terjadi maka pola kalimatnya bukan present
tense lagi, tetapi sudah lain yaitu past tense (masa Lalu) dan future tense
(masa yang akan datang).
Rumus pola kalimatnya:
positive ( +
) : S + V1 (s/es)
negative ( −
) : S + do/does + not + V1
interrogative ( ? ) : do/does + subject + V1 ?
Contoh kalimat:
Agar lebih mudah untuk memahaminya, kita mulai dengan bentuk
sederhana dulu, mengikuti pola kalimat seperti diatas
1. Positive ( + )
a. She reads
b. She works
c. She goes
d. He likes
e. He plays
f. It rains
g. I think
h. We read
i. They work
j. We watch
Pola kalimat diatas sudah mengikuti pola kalimat silple
present tense, yaitu S + V1 (s/es). Sebenarnya pola kalimat diatas bias kita
kembangkan lagi, bisa kita tambahkan object.
Perlu diingat..!!
Pada contoh kalimat diatas kita bisa lihat perbedaan
penggunaan (s/es), tidak sembarang kata kerja bisa ditambahkan (s/es) hanya
pada noun yang dapat digantikan dengan subject
pronoun yang berbentuk singular (he, she, it).
Kemudian, jika subjectnya diikuti oleh adjective (kata
sifat) atau noun (kata benda) kita harus menggunakan to be: is/am/are. Is
digunakan jika subject-nya singular (tunggal)
yaitu he, she, it; untuk
subject-nya plural (jamak); am jika subject-nya I; sedangkan are jika subject-nya they, we,
you.
Contoh:
1. She is
clever. (dia[perempuan] pintar.)
2. He is a teacher.
(dia[laki-laki] seorang guru.)
3. It is a book.
Ini sebuah buku
4. I am a student.
Saya seorang siswa.
5. We are students.
Kita siswa
6. They are
Australian. Mereka orang Australia.
7. You are the
best. Kamu yang terbaik.
Pertanyaan neh?Kapan verb1 ditambahkan huruf s dan kapan
ditambahkan huruf es sehingga menjadi singular verb yang benar dan tepat penggunaannya?
Hampir semua singular verb dibentuk dengan menambahkan huruf s diakhir verb1
(i.e. Verb1 + s ). Namun, mengingat jumlah verb sangat banyak, maka yang perlu
dipahami/dihafal sekarang adalah kapan kita harus menambahkan es. Ketentuannya
adalah jika verb1 berakhiran dengan huruf “o, x, ch, y, th, s, dan sh” maka Verb1 + es.
Contoh:
Kita sering menjumpai penggunaan V1 yang dibentuk oleh singular verb
V1
V1 + es
meaning
go
do
box
watch
pinch
punch
study
cry
fly
try
press
pass
smash
brush
bath
sooth
wash
goes
does
boxes
watches
pinches
punches
studies
cries
flies
tries
presses
passes
smashes
brushes
bathes
soothes
washes
pergi
melakukan/mengerjakan
bertinju
menonton
mencubit
memukul
belajar
menangis
terbang
mencoba
menekan, tindis
lulus, meloloskan
memukul
menyikat
mandi
menenangkan
mencuci
Penggunaan simple present tense:
1. Simple Present
tense digunakan untuk menyatakan kebenaran umum.
Contoh:
1. The Earth goes
round the sun. (Bumi berjalan mengitari matahari.)
2. The sun rises in
the east and sets in the west. (Matahari terbit di timur dan tenggelam di
barat.)
3. Water boils at
100 degrees Celsius. (air mendidih 100 derajat Celsius.)
2. Simple Present
tense digunakan untuk menyatakan kebiasan-kebiasaan yang dilakukan oleh subject
kalimat (habitual action);
Kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan masih berlangsung dan
kejadiaan ini mungkin masih akan dilakukan dimasa yang akan dating.
Contoh:
1. The shops open
at 9 o’clock and close at 5.30. (Toko-toko buka pada pukul 09:00 dan ditutup
pukul 5.30.)
2. He works very
hard. He starts at 7.30 and finishes at 8 o’clock in the evening. (Dia bekerja
sangat keras. Dia mulai jam 7.30 dan selesai pukul 8 malam.)
3. Andi always
drives a car to the campus. (Andi selalu mengendarai mobil ke kampus.)
3. simple present
tense kita gunakan yang berhubungan dengan always/ never/ often/ sometimes/
usually
contoh:
1. He always gets
up at 7 o’clock. (. Dia selalu bangun pukul 7.)
2. I usually go to
work by car but sometimes walk. (Saya biasanya pergi bekerja dengan mobil tapi
kadang-kadang berjalan.)
3. The weather here
is not very good. It often rains. (Cuaca di sini sangat tidak baik. Ini sering
hujan.)
2. Degrees
of Comparison
Pengertian Degree of Comparison
Degree of comparison adalah bentuk adjective atau adverb
yang menyatakan perbandingan.
Ada tiga degree of comparison, yaitu: positive, comparative,
dan superlative degree.
Macam, Aturan, dan Contoh Kalimat Degrees of Comparison
1. Positive Degree
Ketika digunakan untuk menyatakan perbandingan, positive
degree harus digunakan bersama kata as. Positive degree memiliki bentuk standar
tanpa perubahan: big, carefully, difficult, easy, rich, etc.
Contoh Kalimat Positive Degree:
adjective
The task is not as difficult as you imagine.
(Tugas tersebut tidak sesulit yang kamu bayangkan.)
adverb
He drives as carefully as my father in the residential area.
(Dia mengemudi sehati-hati ayahnya di area perumahan.)
2. Comparative Degree
dan comparative adverb digunakan untuk membandingkan dua
hal. Kebanyakannya adjective atau adverb satu suku kata ditambahkan akhiran
-er, sedangkan dua suku kata atau lebih diawali dengan kata more. Khusus untuk
dua suku kata adjective dengan akhiran -y, akhiran tersebut dihilangkan lalu
ditambahkan -ier. Ketika berada di dalam kalimat, degree of comparison ini
biasanya ditemani kata than.
Contoh Comparative Degree
Contoh Kalimat Comparative Degree
Comparative Adjective
cold-colder, patient-more patient, happy-happier
Your heart is colder than ice.
(Hatimu lebih dingin dari es.)
Comparative Adverb
fast-faster, gently-more gently
I ran faster than you did.
(Saya berlari lebih cepat dari kamu.)
3. Superlative Degree
Baik superlative adjective maupun superlative adverb
berfungsi untuk membandingankan tiga atau lebih hal. Mayoritas satu suku
katanya ditambahkan akhiran -est, sedangkan lebih dari satu suku kata diawali
dengan kata most. Adapun untuk dua suku kata adjective dengan akhiran -y,
akhiran tersebut dihilangkan lalu ditambahkan -iest. Ketika berada di dalam
kalimat, superlative degree diawali dengan kata the.
Contoh Superlative Degree
Contoh Kalimat Superlative Degree
Superlative Adjective
cold-coldest, patient-most patient, happy-happiest
Your heart is the coldest of all.
(Hatimu adalah yang terdingin dari semuanya.)
Superlative Adverb
fast-fastest, gently-most gently
I run the fastest in my class.
(Saya berlari paling cepat di kelas.)
3. Like Doing, Would Like To Do, Modal Auxiliaries
Like Doing and Would Like To Do
Would like atau biasa disingkat ‘d like
merupakan phrase yang digunakan
untuk dengan sopan mengatakan apa yang diinginkan atau menawarkan sesuatu (making
offers).
Rumus would like
to do:
Would like diikuti to infinitive (to + verb) atau noun (kata benda).
Contoh kalimat:
I would like to show you what happens with the data, what we can show
with this data.
we would like flowers to grow out on the Net.
Modal Auxiliaries
Fungsinya
untuk mengekspresikan willingness (kemauan) atau ability(kemampuan), necessity (kebutuhan), dan possibility (kemungkinan). Kata kerja
bantu ini antara lain: can, could, may, might, will, would, shall, should, must, dan ought to.
Penggunaan Modal Auxiliaries:
Can
Digunakan untuk menyatakan ability(kemampuan)
Contoh kalimat:
You can buy anything with your
money but, you can’t buy love.
Can I borrow your bikecycle for
one day?
Could
Digunakan untuk menyatakan ability(kemampuan)
di masa lampau.
Contoh kalimat:
He could not come to your farewell
party
Could you bring me a glass of
water?
May
Untuk menyatakan possibility (kemungkinan) dimasa
sekarang (present) dan masa depan (future). Modal verb ini untuk meminta izin (permission)
yang lebih formal daripada modal verb can.
Contoh kalimat:
- I may get up late tomorrow
because I am really tired today.
- May I sit beside you?
Might
seperti may, modal verb ini digunakan
untuk menyatakan possibility (kemungkinan) dimasa sekarang (present) dan masa depan
(future). Modal verb ini digunakan untuk menyatakan situasi perkiraan yang terbukti
tidak terjadi, lain halnya dengan may yang belum terbukti. merupakan bentuk
past dari may dimana digunakan untuk meminta izin (permission) yang lebih formal
daripada modal verbcould. Dibanding may, Might lebih tidak pasti kejadiannya.
Contoh kalimat:
-I might not be angry if you
asked for my permission first.
Will
Will untuk menyatakan
willingness (kemauan). Willingness dapat diungkapkan dalam conditional sentence
maupun invitation(undangan/ajakan). Modal verb ini untuk membuat keputusan secara
spontan/tanpa rencana. Bisa juga digunakan untuk membuat prediksi.
Contoh kalimat:
- I will come visit you tomorrow.
- The sandstorm willcome tonight.
- I’ll give you a glass of water.
- Will you marry me?
Would
Sama seperti will, modal verb
ini dapat digunakan untuk menyatakan willingness (kemauan), namun lebih polite
(sopan). Modal verb ini menyatakan sense of probability (kemungkinan). Would
juga bisa untuk menyatakan tindakan yang ingin dilakukan dimasa lalu jika dipadukan
dengan auxiliar have.
Contoh kalimat;
I would not go anywhere until
you give me my money back.
Would you come to my baby shower
party tonight?
Shall
Shall digunakan untuk menyatakan
simple futureseperti halnya will namun hanya digunakan pada first person (orang
pertama) I dan we. Shall jarang digunakan selain untuk polite question untuk
first person. Modal verb ini untuk menyatakan obligation (kewajiban) pada
formal situation (yang dapat berupa legal document maupun pada saat meeting.
Contoh kalimat:
I shall return the camera to
Toni today.
It is really hot here. Shall
I turn on the AC?
Should
Should untuk memberi
suggestion (saran) atau advice (nasehat).
Contoh kalimat:
I should go now, I have a lot
of works to do.
We should meet more often.
Ought to
Ought to digunakan untuk menyatakan
apa yang benar atau tepat
Contoh kalimat:
- She ought not to be here.
- I ought to wear high quality
running shoes.
Must
Must dipadukan dengan not
untuk menyatakan prohibition (larangan). Modal verb ini mengekspresikan
obligation (kewajiban) atau necessity(kebutuhan).
Contoh kalimat:
He must be crazy.
You must study hard if you want
to get the best score.
4. Kalimat meminta bantuan, cerita yang dialami, ungkapan terimakasih.
Meminta bantuan (asking for help)
Asking for help adalah salah
satu bentuk ekspresi yaitu ketika seseorang membutuhkan bantuan. Biasanya menggunakan
kata Can, may, could, would.
Contoh kalimat:
Can you help me, please?
Would you helping me out?
May I borrow your pen?
Could you bring it for me?
Ungkapan terimakasih
Biasanya diucapkan ketika
telah menerima bantuan dari orang lain ataupun juga menerima pujian dari orang lain.
Contoh kalimat:
I appreciate your timeI appreciate
your time
You are so
kind, thank you for all you have given to me.
I really felt
a sincere kindness when you helped me. Thank you.
Cerita yang dialami
Biasanya
cerita atau teks ini berbentuk
recount text. teks recount merupakan sebuah bentuk teks yang biasanya digunakan
untuk menceritakan kejadian masa lampau. Ciri utama dari teks recount adalah kalimat
yang berbentuk lampau atau past tense. Struktur dari recount adalah sebagai berikut.
Orientation: paragraf pembuka yang berisi pengenalan dan latar belakang kejadian.
Events: paragraf berisi kejadian yang pernah dialami oleh subyek. Reorientation:
berisi kesimpulan dari kejadian yang dialami.
Contoh
recount teks bisa dilihat pada paragraf dibawah ini:
On my fantastic school holidays
I had a lot of things to do. First, I went to my best friend’s house for a sleep
over because my whole family went out. I also went to the cinema with my lover
to see movie. It was a very funny movie. The next morning I went to my grandparent’s
house with my dad and my brother. My mother did not join us because she had to to
do with her job activities. On the second Monday I went to the cinemas again to
see Monsters University. It was really funny movie. My favorite character was Mike
Wazowski. I went to see that movie with my mom and my brother. When it came to Wednesday,
Taylor came for a play and we had a picnic at the park but after a while Tay had
to go home earlier. That was a great holiday
5. Adjective dan Adverb
Adjective adalah kata yang digunakan untuk
menerangkan kata noun (benda) ataupun pronoun (kata ganti) yang dapat berupa makhluk
hidup, tempat, atau konsep abstrak. Seperti contoh:
She’s an excellent teacher
I got those old clothes from flea market in Jakarta
Sedangkan, adverb adalah kata keterangan.
Adverb dan adjective memiliki kesamaan. Jika adjectives menambahkan kejelasan arti
pada benda, adverb menambahkan kejelasan terhadap kata kerja.
Adverb dapat dibentuk hanya dengan menambahkan
–ly pada adjective
Adjective
|
Adverb
|
beautiful
|
beautifully
|
bad
|
Badly
|
simple
|
Simply
|
easy
|
Easily
|
Tetapi, beberapa adjective tidak berubah
bentuk, jadi dengan kata lain
adjective sama
dengan bentuk adverb, seperti: fast, straight,
hard, early, etc.
Perbedaan antara
adjective dan adverb:
Adjective
Noun: the class
is so good. ‘good’ menerangkan ‘class’
Pronoun: he is
clever. ‘clever’ menerangkan ‘he’
Adverb
Verb: he is working
hard. ‘hard’ menerangkan ‘working’
6. Modal have to, don’t have to, dan
musn’t serta past continuous
Modal have to, don’t have to, dan musn’t
‘Mustn’t to’ dan ‘don’t have to’ berarti
hal yang sama bahwa kita tidak diwajibkan untuk melakukan sesuatu. Perbedaan yang
terletak hanyalah ‘must’ digunakan dalam waktu sekarang (present tense), contoh:
I mustn’t be as clean as possible. Sedangkan ‘don’t have to’ memiliki bentuk-bentuk lampau
(past tense), contoh: I hadn’t to do chores
when I was child. Serta memiliki bentuk-bentuk yang akan datang (future tense),
contoh: I won’t going to market tomorrow.
Past continuous/past progressive tense
Past continuous adalah kata kerja yang
digunakan untuk menyatakan bahwa
suatu aksi sedang terjadi, tetapi di
masa lampau. Tetapi, aksi tersebut telah dimulai, namun belum selesai pada saat
itu juga.
Positif: S + be (was/were)
+ present participle (v-ing)
“the team was running”
Negative: S + be (was/were) + not + present participle
(v-ing)
“the
team wasn’t running”
Interrogative:
be (was/were) + S + present participle (v-ing)
“was
the team running?”
Penggunaan past continuous antara lain:
Untuk menunjukan aksi dimulai, berlangsung,
dan berakhir pada masa lalu, seperti contoh Ryan
was eating lunch at 12.00
Berarti, Ryan telah makan dan selesai
di masa lalu. Kesimpulannya adalah saat ini Ryan tidak sedang makan.
Untuk menunjukan aksi pertama terjadi
terlebih dahulu dan saat masih berlangsung, aksi kedua terjadi. Seperti contoh:
Mr. Budi was watching movie when the lamp
fell on the floor. Berarti, lampu yang jatuh terjadi pada saat setelah Mr. Budi
sedang menonton filmnya.
Untuk menunjukan
2 aksi bersamaan. Shinta was reading a book
while Andi was talking on the phone. Berarti Shinta membaca buku disaat yang
bersamaan dengan Andi yang sedang berbicara di telpon.
7. Pengertian Adjective Clause
Adjective clause
atau relative clause adalah dependent clause yang berfungsi sebagai
adjective dan menjelaskan noun atau pronoun pada main clause dari suatu complex
sentence (kalimat yang terdiri dari independent clause dan satu atau lebih dependent
clause).
Posisi adjective clause
selalu mengikuti noun atau pronoun yang diterangkannya. Di dalam kalimat,
noun atau pronoun itu. Berfungsi sebagai subject atau object.
Adjective clause dimulai dengan suatu kata yang disebut relative
prounoun (who, whom, that, which, whose, etc) yang berfungsi menjembatani hubungan
dengan noun atau pronoun yang diterangkannya.
Contoh Adjective Clause pada
Complex Sentence
Complex Sentence:
Independent Clause + Adjective
Clause
|
Adjective Clause:
Relative Pronoun +/- S*+V
|
Keterangan:
*Relative pronoun (who, which, that) dapat berfungsi sebagai subject jika tidak ada subject.
Relative Pronoun pada
Adjective Clause
Di dalam adjective clause suatu relative pronoun berfungsi sebagai subject, object, atau possessive.
Contohnya sebagai berikut.
Fungsi
|
Relative Pronoun
|
Contoh Adjective Clause
|
Subject
|
who, that, which
|
that was made of cheddar cheese.
Pembuktian:
coba substitusi dengan “It” (subjective personal pronoun)
|
Object*
|
whom, that, which, who
|
which I want to buy
Pembuktian:
coba substitusi dengan “it” (objective personal pronoun)
|
Possessive
|
whose
|
whose house has burned down
Pembuktian:
coba substitusi dengan “his” (possessive personal pronoun)
|
Relative Adverb.
Sementara itu, relative adverb adalah klausa yang diawali dengan kata where, when dan why yang juga berfungsi untuk menjelaskan atau menggambarkan kata benda (noun).
Contoh:
This is the place where we met last year (Ini adalah tempat – dimana kita bertemu tahun lalu). Kalimat intinya adalah this is the place. Sementara klause “where we met last year” adalah adjective clause yang menjelaskan the place.
Sementara itu, relative adverb adalah klausa yang diawali dengan kata where, when dan why yang juga berfungsi untuk menjelaskan atau menggambarkan kata benda (noun).
Contoh:
This is the place where we met last year (Ini adalah tempat – dimana kita bertemu tahun lalu). Kalimat intinya adalah this is the place. Sementara klause “where we met last year” adalah adjective clause yang menjelaskan the place.
Contoh
Kalimat Adjective Clause.
The car that I bought last
year was belong to my neighbor.
I don’t know the man who came
in to your home.
I will donate my money to whom
ask for it first.
The man whose hat is white
is my uncle.
We have arrived to the town
where I was born.
Modal Auxiliaries
Modal auxiliary adalah sekelompok kata bantu yang merupakan
bagian dari auxiliary yang memberikan tambahan arti pada suatu kalimat. sehingga dapat disimpulkan bahwa modal auxiliary
verbs merupakan kata kerja bantu yang berfungsi untuk menambahkan arti khusus pada
main verb (kata kerja utama), seperti untuk menunjukkan hal yang akan terjadi (futurity),
kemampuan (ability), perizinan (permission), kemungkinan sesuatu (possibility),
dan lain sebagainya.
Bagian Modal Auxiliary
Secara umum modal Auxiliary terbagi kepada dua bentuk,
yaitu modals dalam bentuk present dan modals dalam bentuk past. Untuk lebih jelasnya
perhatikanlah tabel berikut ini.
Modals (Present)
|
Modals (Past)
|
Meaning
|
Can
|
Could
|
Bisa/ Dapat
|
May
|
Might
|
Boleh
|
Will
|
Would
|
Akan
|
Shall
|
Should
|
Akan/ Seharusnya
|
Must
|
Ought to
|
Harus
|
Jenis-jenis modals di atas harus dipahami karena sangat
sering digunakan dalam percakapan Bahasa Inggris sehari-hari. Lalu, berikut ini
adalah contoh dari kalimat yang menggunakan modals.
Rumus Modals
Positive (+)
S + Modal + V1 + ( O )
|
Negative (-)
S + Modal + Not + V1 + (O)
|
Interrogative (?)
Modal + S + V1 + (O) + ?
|
Contoh:
Positive (+)
|
Negative (-)
|
Introgative (?)
|
He can walk on the
fire
(Dia bisa berjalan diatas api)
|
He can not walk
on the fire
(Dia tidak bisa berjalan diatas api)
|
Can he walk on the fire
Apakah dia bisa berjalan diatas api?
|
You may read my
book
(kamu boleh membaca bukuku)
|
You may not read
my book
(kamu tidak boleh membaca bukuku)
|
May I read your book?
(Bolehkah saya membaca bukumu?)
|
John will invite
you
(John akan mengundangmu)
|
John will not invite
you
(John tidak akan mengundangmu)
|
Will John invite me?
(Apakah John akan mengundangku?)
|
Students must enter
the class at 07.00 AM
(Murid-murid harus masuk kedalam kelas pukul 07.00 AM)
|
Students must
not enter the class at 07.00 AM
(Murid-murid tidak harus masuk kedalam kelas pukul 07.00
AM)
|
Must students enter the class
at 07.00 AM?
(Haruskah murid masuk ke dalam kelas pukul 07.00 AM?)
|
She shall come to
my party
(Dia akan datang ke pestaku)
|
She shall not come
to my party
(Dia tidak akan datang ke pestaku)
|
Shall she come to my party?
(Apakah dia akan datang ke pestaku?)
|
Aturan-Aturan Penggunaan Modal Auxiliary
Ada beberapa aturan dalam penggunaan modals. Yaitu :
Modal auxiliary tidak mempunyai akhiran –s, –es, –ing,
atau –ed. Untuk menunjukkan waktu dapat ditambahkan adverb (kata keterangan) ke
dalam kalimat tersebut, seperti Tomorrow, Every day, Yesterday, dan lain
sebagainya.
Dalam sebuah kalimat tidak boleh terdapat lebih dari satu
modal auxiliary. Namun jika terpaksa untuk melakukannya, maka yang kedua dapat digantikan
dengan kata yang bersinonim dengan modal tersebut.
Main verb
setelah modal auxiliary selalu berupa bare infinitive (infinitive tanpa tambahan
‘to’). Kalimat nominal (kalimat
dengan main verb berupa be) dapat
menggunakan be.
Jika modal auxiliary bentuk
lampau maka kata kerja yang digunakan harus kata kerja bentuk pertama (infinitive).
-They could sing at the karaoke until midnight.
Kalimat tanya (interrogative
sentence) dibentuk dengan menempatkan modal auxiliary di depan kalimat.
-Can your father speak English well?
-Could you contact him last night?
Kalimat menyangkal (negative
sentence) dibentuk dengan menambahkan not sesudah modal auxiliary. Would, must,
can, need, could, should, dengan not sering ditulis dalam bentuk singkat (contraction
form), yaitu shouldn’t, can’t, couldn’t, mustn’t, wouldn’t dan needn’t.
will dan would biasanya disingkat menjadi ‘ll dan ‘d.
-She’ll call him back after
dinner.
Jika shall not dan will not ditulis dalam bentuk singkat
menjadi shan’t” dan “won’t.
-Mother won’t give the money
unless you beg her to give you some money
Mother shan’t give the money
unless you beg her to give you some money
Jika can dan not tidak ditulis dan bentuk singkat (contraction
form), can not dijadikan satu kata, yaitu cannot.
Untuk membentuk question taq, modal auxiliary ditempatkan
di belakang kalimat. - Jessica can study the math, can’t she?
Jenis – Jenis Modals
1. Can/Could
Kata can/could memiliki beberapa fungsi yang berbeda dalam
penggunaannya di setiap kalimat. Ada yang berfungsi untuk menyatakan kemampuan,
menyatakan kemungkinan, menyatakan perizinan, atau menyatakan permohonan dengan
cara yang sopan.
Fungsi dari Can/Could
Untuk lebih jelasnya perhatikanlah tabel berikut ini:
Menyatakan kemampuan
|
Menyatakan kemungkinan
|
Menyatakan perizinan
|
Menyatakan permohonan (sopan)
|
She can write very
well
(Dia bisa menulis dengan sangat baik)
|
It could be wrong
(Itu mungkin salah)
|
You can borrow my
car tomorrow night
(Kamu boleh meminjam mobilku besok malam)
|
Can I borrow your pen?
(Bolehkah saya meminjam pulpenmu?)
|
Tomy could not bring
this heavy bag
(Tomy tidak bisa mengangkat tas yang berat ini)
|
I can meet you if
I get permisson from my boss
(Aku bisa bertemu denganmu jika aku mendapatkan izin
dari bos)
|
You can play this
game after doing your homework
(Kamu boleh memainkan game ini setelah mengerjakan PR-mu)
|
Could you please tell me where the bathroom is?
(Bisakah kamu memberitahuku dimana kamar mandi?)
|
Note: Dalam hal kesopanan, kata
could lebih halus dan sopan dari pada can.
2. May/Might
Kata may/ might memiliki beberapa fungsi yang berbeda dalam
penggunaannya di setiap kalimat. Ada yang berfungsi untuk menyatakan kemungkinan
dibawah 80% dan untuk menyatakan perizinan. Untuk lebih jelasnya perhatikanlah tabel
berikut ini.
Menyatakan kemungkinan (<80%)
|
Menyatakan perizinan
|
Angga does not come to
the office today, he may be sick.
(Angga tidak datang ke kantor hari ini, dia mungkin sakit)
|
You might meet your
family.
(Kamu boleh menjumpai keluargamu)
|
Bela might not be
happy because I am here now.
(Bela mungkin tidak senang karena aku sekarang ada disini)
|
May I take your notebook?
(Bolehkah aku mengambil catatanmu?)
|
3. Must/ Had to
Kata must/ had to memiliki beberapa fungsi yang berbeda
dalam penggunaannya di setiap kalimat. Ada yang berfungsi untuk menyatakan keharusan
dan untuk menyatakan kepastian. Untuk lebih jelasnya perhatikanlah tabel berikut
ini.
Menyatakan keharusan
|
Menyatakan kepastian
|
You must do it now!
(Kamu harus melakukannya sekarang!)
|
She hurt your finger with
knife, it must be pain.
(Dia melukai jarimu dengan pisau, itu pasti sakit)
|
You must not gotta
angry.
(Kamu tidak boleh marah)
|
Since you do not read the
book and practice, you must not pass the national examination
(Karena kamu tidak membaca buku dan melakukan latihan,
kamu pasti tidak akan lulus ujian Nasional)
|
We had to keep this
key.
(Kita harus menjaga kunci ini)
|
4. Shall
Kata shall memiliki beberapa fungsi yang berbeda dalam
penggunaannya di setiap kalimat. Kata shall umumnya digunakan pada pronoun ‘I &
We’ saja. Shall digunakan untuk menyatakan suatu rencana dan untuk menyatakan saran
dalam kalimat tanya. Untuk lebih jelasnya perhatikanlah tabel berikut ini.
Menyatakan rencana
|
Menyatakan saran
|
We shall return
this poster next month.
(Kami akan mengembalikan poster ini minggu depan)
|
It is too dirty here. Shall
I broom the floor?
(Disini sangat kotor sekali. Bagaimana jika aku menyapu
lantainya?)
|
I shall not resend
your message tonight
(Aku tidak akan membalas SMS mu malam ini)
|
He shall ask me
if I have another pen.
(Dia sebaiknya bertanya padaku apakah aku mempunyai pulpen
yang lain)
|
5. Should
Should sering digunakan untuk menyatakan saran. Dalam penggunaannya
should berarti ‘sebaiknya atau seharusnya’. Should berbeda dengan must, sebab
should tidak mengharuskan seseorang untuk melaksanakan saran yang diberikannya.
Contoh:
- You look so pale, you should
go to the doctor.
(Kamu terlihat sangat pucat, kamu sebaiknya pergi ke dokter)
-He should tell me where he will go
(Dia seharusnya memberitahuku kemana dia akan pergi)
(Dia seharusnya memberitahuku kemana dia akan pergi)
-Should I give her my phone?
(Haruskah aku berikan dia handphoneku?)
(Haruskah aku berikan dia handphoneku?)
Penggunaan conjuction ‘because’ dan ‘so’
Because
Because digunakan untuk menggabungkan dua klausa yang menunjukkan adanya sebab akibat.
Contoh :
Everybody at home because it was raining.
(Semua orang berada dirumah karena sekarang sedang hujan.)
Because digunakan untuk menggabungkan dua klausa yang menunjukkan adanya sebab akibat.
Contoh :
Everybody at home because it was raining.
(Semua orang berada dirumah karena sekarang sedang hujan.)
So
So digunakan saat menunjukkan hasil dari sesuatu atau akibat dari sesuatu.
Contoh :
I like reading so I buy five books.
(Aku suka membaca jadi aku membeli lima buah buku)
So digunakan saat menunjukkan hasil dari sesuatu atau akibat dari sesuatu.
Contoh :
I like reading so I buy five books.
(Aku suka membaca jadi aku membeli lima buah buku)
8. Apology
Phrases, possessive pronoun, first conditional
Apology
Phrases adalah pengekspresian meminta maaf dalam Bahasa inggris. Contoh ungkapan
expressing of apology:
Sorry …..
I am very sorry …
I apologize for ….
Please excuse me….
Please accept my apology …
Contoh ungkapan untuk respond to apology:
Never mind…
It doesn’t matter …
That’s all right …
That’s ok….
Please don’t be worry …
Contoh dialog :
Hana : “Dad, I am sorry, I forget to feed Bucky”
Father: “What? How could you forget? Oh, its okay… Never mind. But next time don’t forget it.”
Possessive
pronoun adalah pronoun (kata ganti) yang berfungsi untuk menunjukan kepemilikan
. didalam suatu kalimat, kata ini dapat menempatkan posisi sebagai Subject, Subject
Complement, atau Dirict Object.
Contoh kalimat:
I hate my job. Do you hate yours?
That car was mine.
Ours is more fragile than theirs.
Whose wallet is this? Its hers.
First
Conditional adalah conditional sentence yang digunakan ketika hasil dari conditional
memiliki kemungkinan untuk berwujud di masa depan karena condition-nya realistic
untuk dipenuhi.
Rumus First conditional
If diawal kalimat
If + simple present, ( Will + bare infinive)/Imperative
If ditengah kalimat
( Will + bare infinive)/Imperative) + If + simple present
Contoh kalimat:
If I have free time I will go swimming.
If you meet Andy, ask him to call me.
If you don’t finish your homework. Your teacher will be angry.
If they invite you, will you come?
9.
COUNTABLE AND UNCOUNTABLE NOUNS
Countable nouns adalah kata benda yang dapat dihitung secara langsung,
misalnya one apple, two apples, three bananas dan sebagainya. Countable nouns juga
dapat menggunakan artikel a atau an dan juga dapat dibuat jamak. Contoh kata benda
yang dapat dihitung : person, box, coin, animal, bottle, table, cup, plate,chair,
bag, cat, dog, glass, book, man, baby house, dan lain-lain.
Contoh :
I have a book and two pencils.
Adit has a sandwich and an apple for breakfast.
Do you like these photos?
Uncountable nouns adalah kata benda
yang tidak dapat dihitung. Contohnya adalah water. Kata tersebut tidak bisa dikatakan
a water atau two waters, tetapi dapat digunakan dengan menyisipkan kata benda lainnya,
contohnya a glass of water. Contoh kata benda yang tidak dapat dihitung: rice, love,
sugar, assistance, cheese, coffee, fun, money, advice, tea, music, art, sand, air,
dan lain-lain.Contoh :
There are
a lot of beautiful art
that you can enjoyed in the museum.
Give me
a handful of rice.
Litte Jake
make a castle from the pile of sand.
QUANTIFIER
Quantifier adalah kata
atau kelompok kata yang digunakan untuk menyatakan jumlah (how many atau how much). Bentuk quantifier mungkin simple hanya
terdiri dari satu kata (contoh: few, little, many), atau complex berupa frasa (contoh:
a lot of, none of, a couple of).
Quantifier umumnya digunakan
sebagai determiner yang berfungsi membatasi noun. Posisinya di depan noun membentuk
noun phrase (contoh : few workers. Keterangan: few = determiner = modifier kata benda “workers”). Namun, quantifier dapat pula berdiri sendiri sebagai
pronoun, tepatnya indefinite pronoun (contoh : few come on time. Keterangan: few = pronoun = subjek kalimat).
Contoh :
None of his sport shoes is in a good condition.
Ria
has a little
money in her pocket.
She
has a lot of
cats.
PRESENT PERFECT
WITH YET, JUST, ALREADY, FOR, SINCE, USED TO
Yet
Kata ini
digunakan ketika membicarakan sesuatu yang diprediksi akan terjadi. Kata ‘yet’ memiliki
arti sebagai ‘at any time up to now’. Kata ‘yet’ bisa digunakan untuk kalimat
tanya, kalimat positif dan negatif. Kata ini biasanya muncul di akhir kalimat.
Contoh :
Have you finished your homework yet?
The speaker expects that the homework will be finished.
I haven’t finished it yet. I’ll do it
after dinner.
Just
Kata ini
biasanya digunakan hanya pada saat penggunaan present perfect tense. Kata ‘just’
sendiri memiliki arti sebagai beberapa saat lalu. Jadi, bisa disimpulkan kejadian
yang menggunakan kata ‘just’ berarti baru saja lewat sebentar. Di dalam present
perfect, kata ‘just’ muncul di antara the auxiliary verb (have) dan past participle.
Contoh :
I’ve just seen Susan coming out of the
cinema.
Mike’s just called. Can you ring him
back please?
Have you just taken my pen? Where has
it gone?
Already
kata ini
biasanya digunakan untuk mengatakan sesuatu yang telah terjadi lebih dulu atau lebih
awal daripada kemungkinan terjadinya. Penempatan kata ‘already’ biasanya di tengah
kalimat.
Contoh :
I’ve already spent my salary and it’s
two weeks before pay day.
The invited guests has already come.
For
Dalam present perfect tense for digunakan
untuk menjelaskan periode waktu suatu kegiatan itu dilakukan dengan kata lain berapa
lama kegiatan itu telah terjadi.
Contoh :
Rio has slept for 3 hours.
She has lived here for twenty
years.
Since
Kata keterangan yang sering dipakai
dalam present perfect tense. Kata since digunakan untuk menjelaskan kapan suatu
kegiatan itu dimulai.
Contoh :
I have lived in Jakarta since 1997.
We have taught at this school since 1965.
Used to
digunakan untuk mengungkapkan sebuah
aktivitas atau kejadian di masa depan atau kebenaran di masa lalu yang pada saat
ini sudah tidak pernah dilakukan.
Contoh:
They used to wanna hear us.
Did you use to read comic book every day?
10. Gerund and infinitives vocabulary polite request
Gerund
adalah kata kerja yang berbentuk –ing (present Particple) yang berfungsi sebagai
kata benda yang menamai suatu aktivitas daripada orang atau benda. Setiap kata kerja
aksi dapat dibuat menjadi gerund.
Contoh vocab:
playing
crying
barking
riding
sliding
dying
beggining
begging
Contoh kalimat:
Jogging is a hobby
of mine.
Daniel quit smoking
a year ago.
I look forwatd to helping you paint the house.
Paul avoids using chemicals on the veferables he grows.
Infinitive adalah bentuk kata kerja yang bertindak sebagai bagian
lain dalam kalimat. Ini dibentuk dengan bentuk basis + dari kata kerja. Ex: to buy,
to work.
Contoh kalimat:
Jim always forget to eat.
To travel around the
world requires a lot of time and money.
You promised to buy me diamond ring.
Tara has the ability to
succeed.
Do you want to call ypur
family now?
11. FUTURE PRESENT WILL, GOING TO,
PRESENT CONTINUOUS
Perbedaan Will dan Going to serta Present Continuous Tense. Sebenarnya
ketika melihat perbedaan will dan going to maka kita juga harus menyertakan present
contiuous karena tense yang menunjukkan perbuatan yang akan terjadi di masa depan
tidak hanya simple future dan to be going to, melainkan juga present continuous
tense. Walaupun banyak yang mengatakan bahwa fungsinya sama saja, namun sebenarnya
terdapat perbedaan pada fungsi ketiga tenses tersebut jika dilihat dari sisi penekanan
peluang terjadinya rencana di masa akan datang. Baiklah sekarang mari kita cari
perbedaan will dan going to serta present continuous dengan memperhatikan tiga contoh
di bawah ini:
bentuk present continuous
tense
Dont worry ma, I am eating, (Tidak usah khawatir ma, aku pasti
akan makan)
bentuk tense to be going
to
I am going to visit your home, (aku akan pergi ke rumahmu)
bentuk simple future tense.
I will travel to America if I have money. (Aku akan jalan-jalan
ke Amerika kalau punya uang)
12. Symptoms of Ilness (Gejala penyakit)
Kata
illness lebih cenderung kearah perasaan yang bersifat subjective, artinya tidak ada alasan atau penyebab yang benar benar
jelas yang melatar belakangi kondisi ini, atau bisa dikatakan si subject atau penderita
hanya merasa tidak nyaman atau sakit tanpa tau penyebabnya apa. Namun saat penyebab
yang melatar belakangi illness ini sudah bisa diketahui atau diidentifikasi, maka
kondisi nya pun berubah. Illness adalah sebuah kondisi dimana seseorang merasakan
sakit atau tidak nyaman yang tidak diketahui secara pasti alasan atau penyebabnya.
Illness merujuk pada perasaan tidak enak yang dialami subject. Illness tidak merujuk
pada penyakit tertentu, tapi lebih ke arah yang dirasakan oleh subject seperti tidak
nyaman, kelelahan, atau rasa tidak enak badan secara umum. Saat kita merasa “nggak
enak badan” , biasanya kita akan berkonsultasi atau berobat ke dokter. Saat berkonsultasi
dengan dokter, umumnya kita sudah memiliki dugaan awal tentang penyakit kita, dugaan
awal ini biasanya dipengaruhi oleh asumsi yang berkembang secara umum di masyarakat.
Seperti misalnya “suhu badan tinggi” berarti sakit demam, atau “nafas tidak sedap”
berarti panas dalam, dan berbagai konsep lainnya tentang kondisi kesehatan tubuh
yang sudah terbentuk di masyarakat, contohnya: Seseorang merasa tidak enak badan
(illness).
13. Action of state verbs
Pengertian Action Verb
Apa yang dimaksud dengan Action Verb? yang dimaskud dengan action
verb adalahkata kerja untuk menyatakan bahwa subject sedang melakukan suatu aksi
atau untuk menyatakan bahwasesuatu terjadi. Kata kerja ini disebut juga dynamic
verb berupa tindakan atau kondisi fisik.
Pengertian Stative Verb
Apa yang dimaksud dengan stative verb? yang dimaksud dengan Stative
Verb adalah kata kerja yang tidak untuk menyatakan aksi melainkan untuk menyatakan
kondisi yang tidak (atau cenderung) berubah.
1. Action Verb
Beberapa contoh action verb berdasarkan
jenisnya adalah sebagai berikut:
a. Jenis Activities
Kata jenis activities misalnya eat, listen,
play, walk, dan work.
Contoh kalimat:
They are playing badminton
at the stadium. (Mereka sedang bermain badminton di stadion.)
My mother eat an apple
at the kitchen. ( Ibuku memakan apel didapur)
b. Jenis Process
Kata jenis Process misalnya change, grow,
melt, shorten, dan widen.
Contoh kalimat:
Rose grow fast.(Bunga
mawar tumbuh dengan cepat.)
everything has change
( semuanya telah berubah)
c. Jenis Momentary actions
Kata jenis Momentary actions misalnya hit,
jump, dan knock.
Contoh Kalimat:
Ricky jump from bed
( Ricky melompat dari kasur)
She hit me with a book
(Dia memululku dengan sebuah buku)
2. Stative Verb
Beberapa contoh stative verb berdasarkan
jenisnya adalah sebagai berikut :
a. Jenis Emotions
Kata yang termasuk dalam jenis emotian adalah
appreciate, love, hate, like, dan dislike.
Contoh kalimat:
I love my family (
Saya mencintai keluarga saya)
I hate monday ( Aku
benci hari senin )
b. Jenis Mental States
Kata yang termasuk dalam jenis Mental States
adalah agree, know, remember, think, dan understand.
Contoh kalimat:
She agree with you
(Dia setuju kepadamu)
I think I understand what you mean ( aku pikir aku mengerti
apa maksudmu)
c. Jenis Senses or Appearance
Kata yang termasuk dalam jenis Senses or
Appearance adalah hear, see, smell,
sound, taste, appear, dan seem.
Contoh kalimat:
I hear you voice (
aku mendengar suaramu)
You smile when you see
her eyes ( kamu tersenyum saat melihat kedua matanya)
d. Jenis Need & Preference
Kata yang termasuk dalam jenis Need &
Preference adalah desire, need, prefer, want, dan wish.
Contoh kalimat:
I need your help (aku
membutuhkan bantuanmu)
I want you come to my
house (aku ingin kamu datang kerumahku)
e. Jenis Possession
Kata yang termasuk dalam jenis Possession
adalah belong, have, own, dan possess.
Contoh kalimat:
You belong with me
(tempatmu disisiku)
f. Jenis Measurement
Kata yang termasuk dalam jenis Measurement
adalah cost, owe, dan weigh.
I owe you a glass of coffee.
(Aku berhutang padamu segelas kopi.)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar